Contoh Makalah Teori Organisasi,Teori Politik, Teori SDM
oleh Muh khuwailid H
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Berbicara tentang organisasi
selalu merupakan pembicaraan yang menarik, apalagi organisasi kemahasiswaan.
Kenapa? Pertama, kegiatan manajemen organisasi jelas merupakan
kegiatan yang ‘unik’, karena perpaduan dari ilmu, ketrampilan, bakat dan seni.Kedua, pelakunya
adalah mahasiswa yang disebut-sebut sebagai manusia kreatif, inovatif, semangat
dan dinamis. Dan ketiga, organisasi kemahasiwaan jelas berbeda
dengan organisasi pada umumnya. komunikasi merupakan elemen terpenting dalam
organisasi dan manajemennya.
eori politik memiliki dua makna: makna pertama menunjuk teori sebagai pemikiran
spekulatif tentang bentuk dan tata cara pengaturan masyarakat yang ideal.
makna kedua
menunjuk pada kajian sistematis tentang segala kegiatan dalam masyarakat untuk
hidup dalam kebersamaan. Contoh teori politik yang merupakan pemikiran
spekulatif adalah teori politik Marxis-Leninis atau komunisme, contoh lain
adalah teori politik yang berdasar pada pemikiran Adam Smith kapitalisme.
Pemikiran Tan Malaka dalam tulisannya Madilog , merupakan contoh teori
politik Indonesia. Nasakom yang diajukan Soekarno merupakan contoh lain.
Manusia
sebagai sumber daya pada mulanya diartikan tenaga kerja manusia ditinjau secara
fisiknya saja. Dengan kemampuan fisiknya manusia berusaha mengambil manfaat
materi yang tersedia dilingkungannya guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Banyak
sedikitnya jumlah penduduk serta unsur-unsur yang berkaitan dengan jumlah dalam
batas tertentu merupakan potensi dalam bidang pembangunan. Dengan jumlah
penduduk yang banyak merupakan sumber daya manusia untuk melakukan pembangunan.
Bangsa yang sedang membangun melalui pembangunan nasional yang berusaha
meningkatkan hasilnya di segala bidang kehidupan.
B.
RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar
belakang diatas adapun yang menjadi rumusan masalah adalah sebagai berikut:
1.
Apa
yang dimaksud dengan teori organisasi ?
2.
Apa
yang dimaksud dengan teori politik ?
3.
Apa
yang dimaksud sumber daya manusia ?
C. TUJUAN
PENULISAN
1.
Untuk
mengetahui apa yang dimaksud dengan teori organisasi
2.
Untuk
mengetahui apa yang dimaksud dengan teori politik
3.
Untuk
Mengetahui apa yang dimaksud dengan sumber daya manusia
D. MANFAAT
PENULISAN
Penulisan makalah ini dapat menjadi sebagai
media bacaan untuk pembelajaran lebih lanjut serta makalah ini juga dapat
menjelaskan secara rinci tentang apa itu teori organisasi, teori politik, dan
sumber daya manusia.
Pengertian Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia merupakan potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi yang mengelola sumberdaya alam (SDA).
Bab II
Pembahasan
A. Pengertian organisasi secara umum
Pengertian
organisasi secara umum adalah tempat (wadah) sekumpulan orang untuk
bertukar pikiran, bekerjasama, terkendali dan terpimpin untuk tujuan tertentu.
Organisasi biasanya memanfaatkan suatu sumber daya tertentu misalnya
lingkungan, cara atau metode, material, mesin, uang, dan beberapa sumberdaya
lain dalam rangka mencapai tujuan organisasi tersebut. Orang orang yang
terkumpul dalam sebuah organisasi sepakat untuk mencapai tujuan tertentu
melalui sumber daya secara sistematis dan rasional yang terkendali dan adanya
pemimpin organisasi yang akan memimpin operasional organisasi dengan terencana.
B. MACAM-MACAM TEORI ORGANISASI
1.
Teori Organisasi Klasik
Teori ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau
disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam
teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan
tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural
yang kaku tidak mengandung kreatifitas.
Dalam teori ini organisasi digambarkan seperti toet piano
dimana masing-masing nada mempunyai spesialisasi (do.. re.. mi.. fa.. so.. la..
si..) dimana apabila tiap nada dirangkai maka akan tercipta lagu yang indah
begitu juga dengan organisasi.
Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggab
manusia bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan
digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin.
2.
Teori Klasik
berkembang dalam 3 Aliran:
a.
BIROKRASI
Dikembangkan
dari Ilmu Sosiologi
b.
ADMINISTRASI
Langsung dari praktek manajemen memusatkan
Aspek Makro sebuah organisasi.
c.
MANAJEMEN
ILMIAH
Langsung dari
praktek manajemen memusatkan Aspek Mikro sebuah organisasi.
Pengertian Teori Politik
Teori Politik berasal dari dua suku
kata, Teori dan Politik. Teori dapat diartikan sebagai cara, model kerangka
fikiran ataupun pedapat yang dikemukakan oleh seseorang sebagai keterangan
mengenai suatu peristiwa. Sedangkan politik berarti negara (berasal dari kata
polis). Politik juga memiliki arti sebagai proses pembentukan dan pembagian
kekuasaan-kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan
keputusan khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan
antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal
dalam ilmu Politik. Politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda,
yaitu antara lain:
• Politik adalah usaha yang ditempuh
warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles)
•
Politik adalah hal yang berkaitan
dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara
•
Politik merupakan kegiatan yang
diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat
•
Politik adalah segala sesuatu
tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan public
Sejarah Perkembangan Teori Politik
A.
Teori Politik Zaman Klasik
Teori Politik Aristoteles
Teori
politik Aristoteles bernuansa filsafat politik yang meliputi : Filsafat
teoritis, Filsafat praktek dan Filsafat produktif. Teori negara yang dinyatakan
sebagai bentuk persekutuan hidup yang akrab di antara warga negara untuk
menciptakan persatuan yang kukuh. Untuk itu perlu dibentuk negara kota (Polis).
Asal mula negara, Negara dibentuk berawal dari persekutuan desa dan lama kelamaan
membentuk polis atau negara kota. Tujuan negara harus disesuaikan dengan
keinginan warga negara merupakan kebaikan yang tertinggi. Aristoteles
berpendapat sumbu kekuasaan dalam negara yaitu hukum.Oleh karena itu para
penguasa harus memiliki pengetahuan dan kebajikan yang sempurna. Sedangkan
warga negara adalah manusia yang masih mampu berperan.
Konsep-Konsep Pokok Dalam Ilmu
Politik
Ada
lima konsep pokok dalam ilmu politik, yaitu:
1. Negara (state); menurut Miriam
Budiarjo Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai
kekuasaan tertinggi yang sah dan yang ditaati moleh rakyatnya. Menurut Thomas
Aquinas Negara merupakan lembaga social manusia yang paling tinggi dan luas
yang berfungsi menjamin manusia memenuhi kebutuhan-kebutuhan fisiknya yang
melampaui kemampuan lingkungan social lebih kecil seperti desa dan kota.
2. Kekuasaan (power); menurut Miriam
Budiarjo kekuasan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi
tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelaku.
3. Pengambilan Keputusan (decision
making); menurut Miriam Budiarjo keputusan adalah membuat pilihan diantara
beberapa alternative, sedangkan istilah pengambilan keputusan menunjukkan pada
proses yang terjadi sampai keputusan itu tercapai. Pengambilan keputusan
sebagai konsep pokok dari politik menyangkut keputusan-keputusan yang diambil
secara kolektif dan yang mengikat seluruh masyarakat.
4. Kebijakan (policy); menurut Miriam
Budiarjo kebijakan adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seorang
pelaku atau oleh kelompok politik dalam usaha memilih tujuan-tujuan dan
cara-cara untuk mencapai tujuan-tujuan itu. Pada prinsipnya pihak yang membuat
kebijakan itu mempunyai kekuasaan untuk melaksanakannya.
5. Pembagian (distribution); yang
dimaksud dengan pembagian adalah pembagian dan penjatahan niali-nilai dalam
masyarakat.
Sumber daya manusia merupakan potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi yang mengelola sumberdaya alam (SDA).
Komponen Data Sumber Daya Manusia
Adapun komponen data-data SDM untuk
meningkatkan dan mengelola SDM dalam mengembangkan usaha yaitu :
- Kualitas pekerjaan dan inovatifnya
kualitas kerja adalah suatu hasil
yang dapat diukur dengan efektifitas dan efisiensi suatu pekerjaan yang
dilakukan oleh sumber daya manusia atau sumber daya lainnya dalam pencapaian
tujuan atau sasaran perusahaan dengan baik dan berdaya guna. Inovatif
yaitu Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahlian untuk
menghasilkan karya baru.
- Kejujuran dalam bekerja
Kejujuran selain membawa banyak
dampak positif juga membawa kepada kehidupan yang jauh lebih baik. Pentingnya
kejujuran dalam bekerja wajib kita terapkan sejak usia dini agar senantiasa
bersikap jujur dalam berbagai tindakan.
- Kehadiran dalam bekerja
Kehadiran seorang karyawan sebagai
sebuah kewajiban yang harus dilakukan kecuali ada hal-hal lain yang sifatnya
penting dan hal tersebut dapat dipertanggung jawabkan oleh yang bersangkutan.
Sistem kehadiran karyawan sudah ditentukan dan diatur dari perusahaan dan
kemudian duterapkan di masing-masing bagian.
- Sikap dalam bekerja
Sikap positif diperlukan terutama
jika menemukan masalah dalam pekerjaan. Jangan langsung pasrah melainkan
berusaha mencari berbagai jalan untuk mencari solusi permasalahannya. Bisa jadi
ini langkah untuk mencapai posisi yang lebih tinggi jadi selesaikan dengan hati
yang jernih.
- Inisiatif dan kreatif
Seseorang akan dikatakan kreatif
apabila dia mampu membuat atau menciptakan sesuatu, entah itu hasil pemikiran
atau asumsi dari orang” yang belum pernah melihat hal yang dibuatnya, namun
orang yang kreatif belum tentu inisiatif, Sedangkan seseorang akan dikatakan
mempunyai inisiatif apabila dia mampu melakukan sesuatu tanpa disadari oleh
orang lain disekitarnya, mungkin pula dia selalu mengandalkan dirinya sendiri
dalam melakukan hal apapun, namun orang yang punya inisiatif belum tentu kreatif.
Kerjasama dengan pihak lain
Kerjasama dengan pihak lain sangat
diperlukan dalam bekerja, karena kerjasama akan membantu kelancaran dalam
bekerja dan berjalannya suatu pekerjaan.
Fungsi Pengelolaan Sumber Daya
Manusia
- Fungsi Pengadaan Tenaga Kerja
Fungsi pengadaan tenaga kerja
meliputi kegiatan penentuan kebutuhan tenaga kerja (baik mengenai mutu maupun
jumlahnya), mencari sumber-sumber tenaga kerja secara efektif dan efisien,
mengadakan seleksi terhadap para pelamar, menempatkan tenaga kerja sesuai
dengan posisi yang sesuai, dan memberikan pendidikan serta latihan yang
diperlukan untuk pelaksanaan tugas bagi para tenaga kerja baru.
- Fungsi pemeliharaan tenaga kerja
Fungsi pemeliharaan tenaga kerja
mencakup pelaksanaan program-program ekonomis maupun non-ekonomis, yang
diharapkan dapat memberikan ketentraman kerja bagi pekerja, sehingga mereka
dapat bekerja dengan tenang dan penuh konsentrasi guna menghasilkan prestasi
kerja yang diharapkan oleh organisasi.
Pelaksanaan Pengelolaan Sumber Daya
Manusia
- Pengelolaan SDM Melalui Mutasi
Mutasi adalah kegiatan dari pimpinan
perusahaan untuk memindahkan karyawan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lain
yang dianggap setingkat/sejajar. Mutasi merupakan aspek yang penting untuk
menghilangkan rasa jemu/bosan menghadapi pekerjaan pada diri pegawai. Mutasi
akan terjadi bila adanya lowongan suatu jabatan yang harus segera diisi oleh
SDM yang berkualitas.
- Pengelolaan SDM Melalui Promosi
Promosi adalah kenaikan jabatan yang
lebih tinggi, baik kekuasaan maupun tanggungjawabnya dalam struktur organisasi
perusahaan. Promosi merupakan alat untuk meningkatkan SDM yang berkualitas,
meningkatkan prestasi, dan moral pegawai di dalam.
- Pengelolaan SDM Melalui Motivasi
Motivasi adalah suatu perangsang dan
dorongan bagi karyawan agar bekerja lebih giat dan produktif. Motivasi dapat
berupa inspirasi, semangat dan dorongan kepada karyawan agar dapat bekerja
dengan baik sesuai dengan keinginan wirausaha. Pemberian motivasi bisa dengan
dua cara: 1) Pemberian insentif semimaterial: pemberian motivasi ini tidak
dalam bentuk pemberian uang, seperti : penempatan pegawai ditempat yang tepat,
memberikan latihan pendidikan/kursus menyediakan fasilitas kerja, dll 2)
Pemberian insentif material: pemberian motivasi dengan memberikan
upah/gaji/bonus yang memadai dan cukup untuk keperluan hidupnya.
- Pengelolaan SDM Melalui Actuating
Untuk melaksanakan perencanaan SDM
perlu diadakan tindakan Actuating (penggerakan). Ini semata-mata ditujukan
untuk mendapatkan SDM yang penuh disiplin, taat, patuh, dan setia dalam
melaksanakan tugas dan pekerjaannya.
Comments
Post a Comment